Keimanan: karakter orang yang beriman dan bertaqwa

Surat yang agung ini membicarakan tentang karakter orang – orang yang beriman, orang kafir, dan orang munafik, kemudian menjelaskan hakikat keimanan , raut muka kekafiran dan kemunafikan, untuk membandingkan antara orang yang berbahagia dengan orang yang sengsara.

Karakter orang yang beriman disebutkan dalam empat ayat, karakter orang kafir dalam dua ayat, dan tiga belas ayah selebihnya bercerita tentang karakter orang munafik, agar Allah memperingatkan betapa besarnya bahaya mereka dan ganasnya ancaman mereka.

Allah berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 2-5 yang artinta sebagai berikut “ Tidak ada keragu raguan padanya, jadi petunjuk bagi mereka yang bertaqwa, yaitu mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rizki yang kami anugerahkan kepada mereka, dan mereka beriman kepada kitab ( Al Quran ) yang telah diturunkan kepada kitab – kitab yang yang telah diturunkan sebelum kamu, serta mereka yakin akan adanya kehidupan akhirat, mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang – orang yang beruntung.

Lima karakter orang yang bertaqwa

Pertama, beriman kepada hal yang ghaib, ghaib adalah segala sesuatu yang tertutup yang tidak terjangkau panca indera, seperti surga, neraka. Kedua, mendirikan shalat, yakni melaksanakannya dengan penyempurnakan dan melengkapi syarat – syaratnya, kekhusyuannya dan adab – adabnya.

اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Ketiga, mengeluarkan zakat kepada fakir yang berhak menerimanya, Al Quran sering menggandengkan antara shalat dengan zakat, karena shalat adalah hak Allah, sedangkan zakat adalah hak hamba.

Keempat, beriman kepada semua kitab samawi yang diturunkan Allah kepada rasul – rasul dan nabi-Nya, tanpa membeda – bedakan antara kitab – kitab allah dan rasulnya. Kelima membenarkan hari akhir dengan tegas dan menyakinkan, yang tidak dicampuri dengan keraguan .

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *